Awal Ramadan, Relawan PMI Edukasi Warga di 44 Titik

By Humas PMI 29 Apr 2020, 18:37:58 WIB Artikel
Awal Ramadan, Relawan PMI Edukasi Warga di 44 Titik

Gambar : Warga Desa Jendi, Kecamatan Selogiri dipandu relawan PMI melakukan cuci tangan di mobil pikap PMI Wonogiri sebelum melakukan penyemprotan disinfektan. (Warjo)


WONOGIRI-Hari pertama bulan Ramadan 1441 H tidak menyurutkan relawan PMI Wonogiri untuk beraktifitas. Jumat (24/4/2020) sejumlah 30 relawan, 6 staf dan 5 orang pengurus PMI bersinergi melakukan edukasi pemyemprotan disinfektan ke masyarakat.

Sebanyak 44 titik fasilitas umm (fasum) di Desa Bulusulur dan Kelurahan Giriwono, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri menjadi sasaran para relawan untuk mengedukasi warga dalam hal penyemprotan disinfektan. Ke-44 titik sasaran tersebar di 18 titik masjid di Kelurahan Giriwono, 25 titik masjid di Desa Bulusulur dan satu titik di Desa Jendi, Kecamatan Selogiri.

Kepala Markas PMI Wonogiri, Warjo, menyatakan hari pertama puasa identik dengan libur di rumah untuk beristirahat dan berkumpul bersama keluarga.

Namun bagi relawan PMI Kabupaten Wonogiri tidak ada hari libur. Jiwa kerelawanan tertanam di hati para relawan. Mereka tidak berhenti mengabdi di tengah pandemi Covid-19 yang belum diketahui kapan berakhirnya.

Sesuai tugas pokoknya di UU nomor 01 Tahun 2018, PMI bertugas membantu pemerintah dalam penanganan musibah dan/atau bencana di dalam dan di luar negeri. Seperti kita ketahui bersama bahwa permasalahan Covid-19 yang melanda tanah air khususnya di Kabupaten Wonogiri belum berakhir. Hal tersebut mendorong Pengurus PMI Kabupaten Wonogiri untuk memberikan layanan kemanusiaan secara optimal, salah satunya memberdayakan relawan dan masyarakat untuk bersama-sama memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan penyemprotan disinfektan dan cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir.

Untuk mengedukasi tata cara cuci tangan dengan sabun relawan PMI memodifikasi mobil pickap agar memiliki fungsi triple, pertama mobil digunakan untuk penyemprotan disinfektan dengan memberdayakan masyarakat. Fungsi kedua, mobil pickap didesain untuk cuci tangan dengan memasang tiga kran di samping kiri bak mobil.

Tiga kran yang terpasang di bak samping mobil bisa digunakan untuk mengedukasi masyarakat sasaran dan ketiga mobil dilengkapi perangkat pengeras suara yang dipergunakan untuk menyampaikan pesan-pesan penting dalam mencegah berkembangnya covid 19 ini.

Menurutnya, PMI menyiapkan peralatan dan disinfektan sedangkan masyarakat sasaran menyiapkan tenaga untuk penyemprotan di wilayahnya. Penyemprotan disinfektan dilakukan sejak 17 Maret 2020 melibatkan 30 relawan, 6 staf dan 5 orang pengurus PMI Kabuapten Wonogiri.

Ketua PMI Wonogiri, dr Dwi Handoyo MM, menyatakan untuk menjaga kondisi relawan yang bertugas, agar fit dan ready setiap saat, penugasan relawan dibagi dan diatur secara proporsional sehingga kondisi relawan yang bertugas tetap terjaga. “PMI mempunyai komitmen tinggi didalam merespon Covid-19 ini khususnya perlindungan bagi relawan yang bertugas dengan memberikan asuransi bagi relawan yang rutin bertugas di penanganan Covid-19. (Warjo)




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment